Olahraga

OPPO A6x: Unggulan Baterai Jumbo dan Layar 120Hz, Tapi Ada Beberapa Catatan Penting

Avatar of sonara
55
×

OPPO A6x: Unggulan Baterai Jumbo dan Layar 120Hz, Tapi Ada Beberapa Catatan Penting

Sebarkan artikel ini
Kelebihan dan Kekurangan OPPO A6x
Kelebihan dan Kekurangan OPPO A6x

resmi meluncur pada November 2025 sebagai penerus dari OPPO A5x dengan sejumlah pembaruan yang menarik. Ponsel ini hadir dalam beberapa varian RAM dan penyimpanan yang cukup beragam, mulai dari RAM 4 GB hingga 6 GB, serta kapasitas penyimpanan 64 GB sampai 256 GB. Harga yang ditawarkan pun cukup kompetitif, berkisar dari Rp1,5 juta hingga Rp2,6 juta, sehingga memberikan pilihan bagi konsumen sesuai kebutuhan dan budget.

Selain menawarkan desain yang stylish dan ketahanan dengan sertifikasi IP64, juga menonjol di sektor baterai besar dan layar dengan refresh rate tinggi. Namun, tentu saja tidak lepas dari beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Simak ulasan lengkap kelebihan dan kekurangan berikut ini.

Kelebihan OPPO A6x

1. Desain Menarik dengan Perlindungan IP64

OPPO A6x tampil dengan desain yang elegan dan nyaman digenggam berkat tekstur Petal Bloom matte yang anti licin dan minim bekas sidik jari. Keunggulan lain adalah sertifikasi IP64, yang memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air dari berbagai arah. Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu khawatir saat ponsel terkena rintik hujan atau tumpahan air ringan selama tidak terendam.

Tersedia dalam tiga pilihan warna modern yaitu Violet Purple, Plum Purple, dan Ice Blue, ponsel ini cocok bagi pengguna yang ingin tampil beda dengan smartphone yang stylish dan trendi.

2. Layar IPS LCD 120Hz dengan Kecerahan Hingga 1125 Nit

Di kelas harganya, OPPO A6x menawarkan layar IPS LCD berukuran 6,75 inci dengan refresh rate 120 Hz yang membuat animasi dan scrolling terasa sangat mulus dan responsif. Pengguna dapat memilih mode refresh rate antara 60Hz, 90Hz, dan 120Hz untuk mengatur konsumsi baterai sesuai kebutuhan.

Tingkat kecerahan layar yang mampu menyentuh 1125 nit dalam mode High Brightness sangat membantu ketika digunakan di luar ruangan, sehingga ikon dan teks tetap jelas tanpa redup. Fitur Outdoor Mode 2.0 dan Glove Touch menambah kenyamanan penggunaan saat berkendara atau di cuaca dingin, memungkinkan layar tetap responsif meski menggunakan sarung tangan.

3. Baterai Jumbo 6500 mAh yang Tahan Lama

OPPO A6x dibekali baterai berkapasitas besar 6500 mAh, unggul dibandingkan banyak ponsel sekelas yang biasanya hanya menggunakan baterai 5000 mAh. Kapasitas ini memungkinkan penggunaan aktif sepanjang hari tanpa perlu sering mengisi ulang.

Pengujian menunjukkan OPPO A6x mampu bertahan menonton video online selama lebih dari 13 jam, bermain game sekitar 9,6 jam, dan standby hingga 880 jam. Suhu bodi saat pemakaian intensif juga tetap terjaga di sekitar 33 derajat Celcius, menandakan manajemen panas yang baik.

4. Performa Stabil dengan Snapdragon 685

Didukung chipset Qualcomm Snapdragon 685 berbasis fabrikasi 6nm, OPPO A6x menghadirkan performa yang efisien dan stabil untuk penggunaan sehari-hari. Skor AnTuTu yang mencapai sekitar 429 ribu menunjukkan kompetensi yang cukup baik di kelas menengah.

Pengalaman multitasking dan browsing terasa lancar, sedangkan gaming ringan seperti dapat berjalan mulus pada pengaturan menengah. Teknologi Trinity Engine membantu menjaga performa tetap stabil dan pengelolaan memori yang efisien untuk penggunaan jangka panjang.

5. Penyimpanan Internal Menggunakan UFS 2.2

OPPO A6x sudah menggunakan teknologi penyimpanan UFS 2.2 yang lebih cepat dibandingkan eMMC konvensional. Hal ini membuat proses instalasi aplikasi, pemindahan file besar, dan membuka galeri foto berjalan lebih responsif dan minim lag. Pengguna akan merasakan peningkatan kenyamanan terutama saat multitasking dan penggunaan harian.

Kekurangan OPPO A6x

1. Kamera Utama Turun Spesifikasi

Salah satu kelemahan OPPO A6x adalah sektor kamera yang mengalami penurunan dibanding generasi sebelumnya. Kamera utama kini beresolusi 13 MP dengan bukaan f/2.2, berbeda dengan OPPO A5x yang memiliki kamera 32 MP dengan bukaan f/1.8 dan lensa 5P, memberikan hasil foto yang lebih terang dan tajam terutama di kondisi minim cahaya.

Ketiadaan lensa ultrawide juga membatasi kemampuan menangkap pemandangan lebih luas atau foto grup. Meski cukup untuk kebutuhan dokumentasi dasar, hasil foto mungkin kurang memuaskan untuk konten sosial media yang mengutamakan estetika.

2. Pengisian Daya Terbilang Lambat

Meski baterainya besar dan mendukung reverse wired charging, OPPO A6x hanya mendukung pengisian daya 15 watt yang termasuk lambat. Proses pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh bisa memakan waktu lebih dari tiga jam, sehingga kurang ideal bagi yang sering terburu-buru.

Pengujian pengisian selama 15 menit dari 40% hanya menambah daya sekitar 10%, lebih lambat dari pendahulunya yang mendukung pengisian 45 watt.

3. Varian RAM 4 GB Rentan Lag

Varian RAM 4 GB memang lebih terjangkau, tapi kurang cocok untuk penggunaan multitasking berat. Sistem operasi dan antarmuka ColorOS yang kaya fitur membutuhkan RAM cukup besar, sehingga sisa RAM untuk aplikasi menjadi terbatas dan sering terjadi reload aplikasi saat berpindah aplikasi.

Pemakaian fitur Virtual RAM tidak banyak membantu meningkatkan performa. Oleh karena itu, disarankan memilih varian RAM 6 GB untuk pengalaman yang lebih nyaman dan stabil.

4. Speaker Masih Mono

OPPO A6x menggunakan satu speaker mono di bagian bawah, sehingga kualitas suara saat menonton film atau bermain game terasa kurang bertenaga dan tidak seimbang. Perbedaan volume dan efek suara arah juga berkurang, yang bisa memengaruhi pengalaman bermain game kompetitif.

Solusi terbaik adalah menggunakan headset atau TWS untuk mendapatkan kualitas audio yang lebih imersif.

5. Slot SIM Hybrid dan Bezel Bawah Tebal

Kekurangan lain adalah penggunaan slot SIM hybrid yang mengharuskan pengguna memilih antara dua kartu SIM atau satu SIM plus microSD. Hal ini menjadi kendala bagi yang ingin menggunakan dua nomor sekaligus dengan penyimpanan tambahan.

Dari segi desain, bezel bawah layar masih cukup tebal sehingga mengurangi kesan premium pada bagian depan, meskipun desain belakang sudah terlihat modern dan menarik.

Kesimpulan

OPPO A6x menawarkan paket menarik dengan baterai jumbo 6500 mAh yang tahan lama, layar 120Hz cerah, performa stabil dari Snapdragon 685, dan penyimpanan UFS 2.2 yang responsif. Cocok untuk pengguna yang membutuhkan smartphone dengan daya tahan baterai tinggi dan layar mulus, seperti driver ojek online, pekerja lapangan, maupun pelajar.

Namun, beberapa kekurangan seperti penurunan kualitas kamera, pengisian daya lambat, varian RAM kecil yang rawan lag, speaker mono, dan slot SIM hybrid perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, OPPO A6x lebih ideal untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan dan performa harian yang stabil, bukan untuk pencinta fotografi atau multimedia berat.

FAQ (Pertanyaan Umum)

  1. Apakah OPPO A6x cocok untuk gaming berat?
    OPPO A6x lebih cocok untuk game ringan hingga menengah. Game berat mungkin tidak berjalan maksimal pada pengaturan tertinggi.
  2. Berapa lama waktu pengisian baterai dari 0% sampai penuh?
    Dengan charger 15 watt, pengisian penuh bisa memakan waktu lebih dari 3 jam.
  3. Apakah layar OPPO A6x sudah AMOLED?
    Layar OPPO A6x masih menggunakan panel IPS LCD dengan refresh rate 120Hz.
  4. Bisakah menggunakan dua kartu SIM dan microSD secara bersamaan?
    Tidak, slot SIM hybrid mengharuskan memilih antara dua SIM atau satu SIM plus microSD.
  5. Apakah OPPO A6x tahan air?
    OPPO A6x memiliki sertifikasi IP64 yang tahan terhadap cipratan air dan debu, tapi tidak untuk perendaman air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *