Olahraga

Erick Thohir Janji Manis: Pencak Silat Gemilang, Bonus SEA Games 2025 Menanti

Avatar of sonara
92
×

Erick Thohir Janji Manis: Pencak Silat Gemilang, Bonus SEA Games 2025 Menanti

Sebarkan artikel ini
Erick Thohir Janji Manis Pencak Silat Gemilang Bonus SEA Games 2025 Menanti

Pencak silat Indonesia kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Di ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand, para pesilat Merah Putih berhasil memenuhi target dengan mengamankan empat medali emas. Raihan ini menegaskan dominasi Indonesia di cabang olahraga pencak silat dan menjadi bukti konsistensi prestasi yang membanggakan.

Tiga medali emas terakhir berhasil diraih pada hari penutupan pertandingan nomor tanding, Rabu (17/12). Prestasi ini semakin memantapkan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama dalam olahraga pencak silat di kawasan Asia Tenggara.

Raihan Medali Emas dan Perjuangan Para Pesilat

Kelas C Putra: Emas Tanpa Bertanding

Medali emas pertama di hari terakhir dipersembahkan oleh Muhammad Zaki Zikrillah Prasong dari nomor tanding kelas C putra (55–60 kg). Keberhasilan Zaki meraih emas datang tanpa harus bertanding di final. Lawannya dari Thailand, Tinnapat Janjaroen, memutuskan untuk mengundurkan diri (walk out) dari laga puncak.

Kelas B Putri: Safira Dwi Meilani di Podium Tertinggi

Emas kedua disumbangkan oleh Safira Dwi Meilani di kelas B putri (50–55 kg). Dalam pertarungan final yang sengit, Safira berhasil menundukkan pesilat Vietnam, Thi Hai Quyen. Kemenangan ini memastikan Indonesia kembali mengumandangkan lagu kebangsaan di podium tertinggi.

Kelas E Putra: Tito Hendra Cipta Raih Emas

Medali emas ketiga di nomor tanding dipersembahkan oleh Tito Hendra Cipta dari kelas E putra (65–70 kg). Tito menunjukkan performa yang solid sepanjang pertandingan, mengamankan kemenangan dan menambah koleksi emas bagi kontingen Indonesia.

Medali Perak: Khoirudin Mustakim

Di sisi lain, pesilat Khoirudin Mustakim harus puas dengan medali perak setelah dikalahkan atlet Singapura, Andika Bin Razali Dhani, pada laga final kelas yang diikutinya.

  • Sebelumnya, pencak silat Indonesia juga telah lebih dulu menyumbangkan satu medali emas dari nomor seni beregu putra.
  • Trio Andika Dhanireksa, Rano Slamet Nugraha, dan Asep Yuldan Sani tampil impresif pada pertandingan Minggu (14/12), dengan meraih nilai tertinggi 9,965 poin.
  • Mereka unggul tipis atas beregu Singapura yang mencatatkan skor 9,935 poin.
  • Apresiasi Menpora Erick Thohir

    Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para pesilat Indonesia di SEA Games 2025. Ia menilai pencak silat konsisten menjaga tradisi meraih medali emas di setiap penyelenggaraan SEA Games.

    Ia juga menekankan pentingnya pencak silat untuk terus mendapat perhatian di tingkat Asia. Menpora Erick Thohir menyampaikan bahwa pencak silat layak mendapatkan perhatian lebih karena konsistensinya dalam meraih medali.

    “Luar biasa penampilan para atlet pencak silat kita. Mereka melanjutkan tradisi panen medali di SEA Games. Dengan konsistensi, perjuangan, dan totalitas yang ditunjukkan, pencak silat layak masuk dalam 21 cabang olahraga unggulan,”

    Menpora Erick Thohir juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya agar pencak silat kembali dipertandingkan di Asian Games, mengingat potensi besar cabang olahraga ini dalam menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.

    “Kami akan terus mendorong agar pencak silat kembali dipertandingkan di Asian Games, karena berpotensi menjadi lumbung emas Indonesia,”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *