Olahraga

Indonesia Taklukkan Angin, Panahan Recurve Raih Emas Ganda SEA Games 2025 Thailand

Avatar of sonara
3
×

Indonesia Taklukkan Angin, Panahan Recurve Raih Emas Ganda SEA Games 2025 Thailand

Sebarkan artikel ini
Indonesia Taklukkan Angin Panahan Recurve Raih Emas Ganda SEA Games 2025 Thailand

Tim panahan Indonesia mengukir prestasi gemilang di SEA Games Thailand 2025 dengan meraih dua medali emas dari nomor beregu recurve putra dan putri. Keberhasilan ini menjadi awal yang manis bagi cabang olahraga panahan dalam pesta olahraga Asia Tenggara tersebut, sekaligus membuktikan dominasi atlet-atlet Merah Putih di kancah internasional.

Prestasi membanggakan ini diraih berkat kerja keras dan persiapan matang yang telah dilakukan tim panahan Indonesia. Para atlet berhasil menunjukkan mental juara dan kemampuan terbaik mereka di saat yang paling krusial, meskipun menghadapi tantangan berat dari kondisi angin yang sulit diprediksi di venue pertandingan.

Dominasi Srikandi Panahan Indonesia

Emas dari Tim Putri

Medali emas pertama dipersembahkan oleh tim recurve putri yang diperkuat oleh Diananda Choirunisa, Ayu Mareta Dyasari, dan Rezza Octavia. Tampil solid sejak awal laga, mereka berhasil menaklukkan Malaysia dengan skor tipis 5–3.

Perjuangan sengit di final mengantarkan tim putri Indonesia ke puncak podium, mengukuhkan dominasi mereka di nomor beregu recurve. Sementara itu, medali perunggu di sektor putri diraih oleh Vietnam yang mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 6–0.

Kemenangan Gemilang Tim Putra

Tak mau kalah dengan tim putri, tim recurve putra yang beranggotakan Ahmad Khoirul Baasith, Arif Dwi Pangestu, dan Riau Ega Agata Salsabilla, juga berhasil meraih emas. Mereka tampil lebih garang dan menang meyakinkan atas Vietnam dengan skor telak 6–0.

Kemenangan ini memastikan dua medali emas untuk Indonesia dari cabang olahraga panahan. Medali perunggu putra diraih oleh Malaysia usai mengalahkan Thailand dengan skor 5–3.

Komentar Pelatih dan Atlet

Kepala pelatih tim Recurve Indonesia, Hendra Setiawan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. Ia menilai keberhasilan ini adalah buah dari persiapan panjang dan kerja keras selama hampir satu tahun.

Hendra Setiawan menyampaikan,

“Alhamdulillah, hampir satu tahun kami berlatih dan kerja keras itu tidak sia-sia,”

Arif Dwi Pangestu dan Rezza Octavia juga turut mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan ini. Mereka mengakui bahwa kondisi angin di venue pertandingan cukup menantang, namun mereka bersyukur bisa menjaga fokus hingga anak panah terakhir.

Rezza Octavia mengatakan dengan penuh syukur,

“Alhamdulillah, terima kasih pemerintah, terima kasih Bapak Presiden,”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *