Tim anggar Indonesia harus mengakhiri perjalanan mereka di SEA Games 2025 Thailand tanpa satu pun medali. Langkah para atlet terhenti di babak perempat final, sebuah hasil yang tentu saja mengecewakan bagi kontingen Merah Putih. Prestasi ini menjadi catatan buruk, mengingat pada SEA Games sebelumnya, Indonesia masih mampu membawa pulang medali perunggu.
Kegagalan ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi tim anggar Indonesia dalam mengukir prestasi di kancah regional. Berbagai nomor yang diandalkan, termasuk nomor beregu, harus mengakui keunggulan lawan-lawannya, menandai evaluasi penting yang perlu dilakukan untuk peningkatan di masa mendatang. Artikel ini akan mengulas secara mendalam perjalanan tim anggar Indonesia di SEA Games kali ini, menyoroti penyebab kegagalan dan implikasinya bagi masa depan olahraga anggar di tanah air.
Ringkasan Kegagalan di Perempat Final
Epee Beregu Putra Gagal Tembus Semifinal
Skuad epee beregu putra Indonesia yang diperkuat oleh Muhammad Rifyal Ramadhan, Arval Raziel Ridwan Sundara, dan Aditya Meinggar Prayoga, harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Thailand di babak perempat final. Mereka kalah dengan skor 37-45, menghentikan langkah mereka menuju babak semifinal.
Foil Putri Juga Terhenti
Nasib serupa dialami oleh tim foil beregu putri yang beranggotakan Riley Faith Kumalaputra, Putri Yanti, Leoda Lundy Winona, dan Georgia Zuri Adidarma. Mereka tak mampu melewati hadangan tim Vietnam dan terhenti di babak perempat final.
Sabre Putra Gagal Melaju
Peluang terakhir Indonesia untuk meraih tiket ke empat besar juga kandas di nomor sabre beregu putra. Aldo Pratama Arjjoni, Dita Afriadi, dan Muhammad Irgandi Nurkamil harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 41-45.
Kegagalan di Nomor Perorangan
Selain nomor beregu, beberapa atlet Indonesia juga gagal melangkah jauh di nomor perorangan. Arval Raziel Ridwan harus mengakui keunggulan atlet Singapura, Simon Renjie Lee, di nomor epee tunggal putra dengan skor 6-15.
Reni Anggraini yang bertanding di nomor tunggal putri juga mengalami nasib serupa, terhenti di perempat final setelah kalah dari wakil Filipina, Chamaine Frace Andres, dengan skor 9-15.
Perbandingan dengan SEA Games 2023
Kegagalan ini menjadi catatan negatif bagi tim anggar Indonesia, mengingat pencapaian mereka di SEA Games 2023. Pada edisi sebelumnya, tim anggar Indonesia masih mampu menyumbangkan satu medali perunggu dari nomor sabre beregu putra.
Tim yang berhasil meraih medali perunggu tersebut terdiri dari Muhammad Irfandi Nurkamil, Ricky Dishullimah, dan Dita Afriadi.
Kesimpulan
Dengan hasil ini, cabang olahraga anggar dipastikan belum mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia di SEA Games 2025. Performa yang kurang memuaskan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi perkembangan olahraga anggar di Indonesia. Perlu adanya perbaikan menyeluruh mulai dari pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga strategi pertandingan, guna meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang.
(Sumber: Antara)











